Kasus Korupsi, LSM Minta Bupati Minahasa Utara Hadir Persidangan

Kasus Korupsi, LSM Minta Bupati Minahasa Utara Hadir Persidangan

207
0
BERBAGI

Tibra BI, Sulut – Aksi Unjuk Rasa LSM Pemuda Peduli Investasi, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan harus hadir saksi kasus korupsi proyek pemecah ombak di Likupang.

Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh sekitar 50 orang dari LSM Pemuda Peduli Investasi Kabupaten Minut dpp (Korlap) lr. Herman J.M Papia dalam rangka tuntutan yang akan disampaikan, kepada pihak Kejati Sulawesi Utara untuk menghadirkan Bupati Minut Vonni Aneke Panambunan dalam persidangan dan meningkatkan status saksi menjadi tersangka kepada Bupati Minut pada kasus pemecah ombak Likupang Kabupaten Minahasa Utara. Bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Rabu 3 Oktober 2018.

Sehubungan dengan kasus tanggap darurat pemecah ombak di likupang, sampai pada sidang sekarang ini spitching ke dua dimana pada putusan pengadilan Tipikor Manado yang sudah Ingrath nama Bupati Minahasa Utara terlibat dalam kasus tersebut, tapi sampai sekarang pada sidang spitcing kedua Vonni Anneke Panambunan Bupati Minahasa Utara tidak pernah dihadirkan oleh jaksa penuntut umum untuk keadilan.

Tuntutan dari Massa pengunras wajib menghadirkan Bupati Minahasa Utara dalam persidangan walaupun dengan cara paksa sebagaimana permohonan JPU kepada majelis hakim dan telah mendapatkan penetapan panggilan paksa karena Bupati Minahasa Utara Vonnie A. Panambunan harus memberikan klarifikasi dibawah sumpah mengenai keterangan terdakwa dan saksi lainnya mengenai keterkaitan Bupati Minahasa Utara dalam proyek tersebut diatas.

Meningkatkan status Bupati Minahasa Utara dalam kasus perkara Pidana korupsi Proyek Pemecah Ombak di desa Likupang Dua dari saksi menjadi tersangka sebab telah terungkap dengan sangat jelas dalam fakta persidangan, didalam dakwaan, di dalam tuntutan bahkan dalam putusan perkara terpisah lainnya yang sudah mengenai keterlibatan Bupati Minahasa Utara Vonnie A. Panambunan.

Meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi lebih serius menangani perkara ini mengingat korupsi dana bencana adalah persoalan yang sangat serius sebab mengambil hak penyelamatan orang banyak yang sedang menderita sehingga sesungguhnya perbuatan tersebut adalah biadab.

Tuntutan ini sampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara agar lebih peka dan lebih tegas lagi dalam penuntutan perkara Korupsi.

Bobby Ruswin selaku Kordinator menyampaiakn, kami dari Kejati selaku penyidik masih dalam mempelajari dan mendalami kasus tersebut dari tiap 2 terkait, dan rencana besok kami akan memanggil saksi yaitu Bupati Minahasa Utar Vonni Anneke. Panambunan, akan kami hadirkan di pengadilan nanti.

Kami sangat mengaspirasi akan kegiatan dari para pengunras yang merupakan sebagai bahan masukan positif untuk bahan dalam proses pengadilan kami nantinya. Pihak kejaksaan berjanji akan menyampaikan aspirasi dari para pengunras kepada pimpinan kami untuk sebagai bahan dalam tindak lanjut kedepan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY