Operasi Matoa-2018, Polres Jayapura Kota Ditetapkan 4 Orang Tersangka

Operasi Matoa-2018, Polres Jayapura Kota Ditetapkan 4 Orang Tersangka

210
0
BERBAGI

Tibra BI, Papua – Polres Jayapura Kota beserta Polsek digelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) Matoa-2018.

Operasi Penyakit Masyarakat berlansung dalam kurung waktu 14 hari terhitung sejak 15 sampai dengan 29 Oktober 2018 berhasil menjaring 183 motor diduga sebagai motor hasil kejahatan.  Berupa pencurian kendaraan bermotor karena saat diperiksa tidak dapat menunjukkan surat kepemilikan

Kapolres Jayapura Kota Akbp. Gustav R. Urbinas, SH, SIK menuturkan, dari total keseluruhan motor yang terjaring sebanyak 138 unit telah dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih berada di Polres dan Polsek Jajaran untuk diidentifikasi.

Sebanyak 138 Motor kami sudah kembalikan kepada pemiliknya selama Operasi pekat berjalan, dan 11 motor diantaranya memiliki LP kasus pencurian sedangkan 34 unit lainnya masih berada di Polres dan Polsek Jajaran,” terangnya saat menggelar Press Conference dengan didampingi Kabag Ops Kompol. Nursalam Saka, S.Pd, Kasat Reskrim Akp. Sugeng Ade Wijaya, SIK di Mapolres Jayapura Kota, Jumat (02/11/2018).

Lanjut Kapolres Jayapura Kota Akbp. Gustav R. Urbinas, SH, SIK, selain mengamankan 183 unit motor diduga kuat sebagai motor hasil kejahatan. Pihaknya juga berhasil mengamankan empat orang pelaku dimana 3 orang diduga kuat sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor dan satu orang lainnya merupakan pelaku pembawa senjata tajam ditemukan pada saat razia dan kini keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat gelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) Matoa-2018 kami amankan tiga orang beserta tiga unit motor, diduga sebagai motor hasil curian lantaran ketiga pelaku tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat. Seorang pria yakni HS (20 tahun) karena kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau. Pada saat dilakukan pengecekan ternyata motor itu memiliki laporan polisi, ketiga pelaku yang kami tangkap yakni FS, ONA, dan CH,” terangnya Kapolres Jayapura Kota.

Kapolres Jayapura Kota Akbp. Gustav R. Urbinas, SH, SIK juga menambahkan, keempat pelaku saat ini sudah berada di balik jeruji besi Mapolres Jayapura Kota untuk tanggung jawabkan atas perbuatanya masing-masing. Dimana dari hasil interogasi mereka telah mengakui bahwa motor yang digunakan adalah hasil pencurian diseputaran Kota Jayapura.

Kapolres Jayapura Kota menambahkan, atas perbuatan ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara. Sementara terhadap HS (20) pemilik senjata tajam dikenakan UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang perkara membawa dan menguasai senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Laporan : Kabid Humas Polda Papua Kombes. Pol. Drs. Ahamad Musthofa Kamal, SH.
Laporan II : Aripin P Pusung, Tibra BI, Papua.
Publikasi & Editor : Dedi Prima, Tibra BI, Pusat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY