Tiga Santri Tewas Akibat Kecelakaan di Tengerang

Tiga Santri Tewas Akibat Kecelakaan di Tengerang

227
1
BERBAGI

Tibra BI, Tangerang – Tiga Orang santri tewas akibat kecelakaan sebuah mobil Pick Up yang ditumpangi puluhan santri Miftahul Huda Semanan.

Kecelakaan nahas tersebut berada di Kalideres, Jakarta Barat, Kecelakaan di jalan layang Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

“Meninggal berinisial SAM, MH, dan S. Ada yang meninggal di lokasi kejadian ada juga yang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit,” ujar Kasatlantas Polres Metro Tengerang Akbp. Ojo Ruslan di RSUD Kabupaten Tangerang, Minggu, (25/11/2018) Malam.

Berikut nama-nama korban kecelakaan pikap maut tersebut.

Korban Meninggal Dunia: (1). Syaif Ali Maulana (Usia 14 tahun), Kampung Wadas RT. 05/06 Pegadungan Kalideres, (2). Mahmud Hanafi (Uisa 16 tahun) Kampung Cibadak, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, (3). Sofyan (Usia 15 tahun) Karang Tengah, Kota Tangerang.

Korban Luka-luka: (1). Rizki Fahmi Azim (Usia 18 tahun), (2). Muhammad Jibril (Usia 13 tahun), (3). Razia (Usia 16  tahun), (4). Habib Amar (Usia 14 tahun), (5). Labik (Usia 18 tahun), (6). Aqil (Usia 14 tahun), (7). Nawasi (Usia 27 tahun), (8). Radhya Ibrahim (Usia 14 tahun), (9). Al Qursy (Usia 4 tahun), (10). Askia Putra (Usia 16 tahun), (11). Dani (Usia 14 tahun), (12). Fikri (Usia 13 tahun), (13). Rahmat (Usia 14 tahun), (14). Syauki halaliyah (Usia 14 tahun), (15). Asep wahyudi, (Usia 14 tahun), (16). Dimas arsya (Usia 15 tahun), (17). Alfi herlansyah (Usia 13 tahun), (18). Nopardianto (Usia 14 tahun), (19). Rafi, (Usia 13 tahun), (20). Fadil (Usia 14 tahun).

Kasatlantas Polres Metro Tengerang Akbp. Ojo Ruslan menambahkan sebanyak 20 santri terluka akibat peristiwa itu. Para santri itu harus mendapatkan perawatan insentif di rumah sakit.

Sopir mobil Pick Up berinisial RFA, 18, juga menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi belum bisa meminta keterangan dari pengemudi mobil nahas ini.

“Sopirnya juga masih dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, kondisinya sudah sadar namun masih belum bisa dimintai keterangan,” tuturnya Kasatlantas Polres Metro Tengerang.

RFA bisa dijerat Pasal 310 KUHP yaitu kelalaian tak sengaja yang menyebabkan orang lain tewas atau terluka akibat kondisi jalan atau lainnya. Kemudian, RFA juga bisa dijerat Pasal 307 Undang-undang Lalu Lintas tentang muatan berlebih.

Kasatlantas Polres Metro Tengerang Akbp. Ojo Ruslan menyebut kondisi RFA berangsur membaik. Petugas segera meminta keterangan dari sopir mobil Pick Up nahas yang membawa rombongan santri tersebut.

“Jika ternyata sopir mobil Pick Up dalam keadaan yang tidak dalam kondisi sehat, ini juga bisa memperberat hukuman sopir tersebut,” ujarnya Kasatlantas Polres Metro Tengerang.

Tiga korban kecelakaan telah dibawa keluarga Masing – masing dari rumah sakit. Mereka akan segera disemayamkan di kediaman Masing – masing, (Red/Hy/Dp).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY