Dikira Tumpukan Sampah, Mayat Pria Ditemukan di Kali

Dikira Tumpukan Sampah, Mayat Pria Ditemukan di Kali

138
0
BERBAGI

Tibra BI, Jayapura – Penemuan sesosok mayat dengan posisi hanya terlihat kaki tersangkut di tumpukan sampah dan pasir di kali BTN Gajah Mada Permai Yahim Sentani Kabupaten Jayapura. Minggu, (03/02/2019).

Kapolres Jayapura Akbp. Victor Dean Mackbon, SH, SIK, MH, M.Si saat dikonfirmaai mengatakan, kasus penemuan mayat dengan korban AMF (Usia 13 tahun) ini berawal saat saksi AB (Usia 8 Tahun), bersama kedua temannya Masing – masing AA (Usia 12 tahun) dan YM (Usia 13 tahun) pergi di kali BTN Gajah Mada Yahim Sentani untuk mencari kaleng, sesampainya di kali bagian bawah saksi melihat ada kaki manusia yang tersangkut di tumpukan sampah.

“Karena para saksi melihat kaki tersebut sehingga para saksi berlari ke BTN Gajah Mada dan melaporkannya ke warga, kemudian warga melaporkannya ke Polres Jayapura,” ujar Kapolres Jayapura.

Lanjut Kapolres Jayapura Akbp. Victor Dean Mackbon, SH, SIK, MH, M.Si mengatakan, setelah tiba di TKP langsung dipasang garis police line, kemudian tim Indentifikasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban dibantu anggota SAR Jayapura.

“Saat dievakuasi hanya tersisa bagian tubuh dari pinggang hingga kaki sedangkan bagian tubuh dari pinggang ke kepala tidak ditemukan dan juga ibu korban MD (Usia 54 tahun) dan ayahnya EF (Usia 61 tahun) telah mengikhlaskan kematian korban dengan kondisi jenazah yang tidak lengkap, keluarga juga menolak jenazah untuk dilakukan otopsi namun hanya menginginkan visum luar di RS. Bhayangkara,” ujar Kapolres Jayapura.

Kapolres Jayapura Akbp. Victor Dean Mackbon, SH, SIK, MH, M.Si menambahkan, Korban AMF (Usia 13 tahun) merupakan anak yang dilaporkan hilang pada tanggal 14 Januari 2019 di Kompleks Stakin Polomo Sentani. Telah dilaporkan secara lisan ke Mapolsek Sentani Kota pada tanggal 16 Januari 2019, ibu korban meyakini bahwa itu putrinya berdasarkan dari celana yang dipakai jenazah warna abu – abu kuning. Ibu korban juga menyampaikan bahwa korban menderita gangguan jiwa dan mempunyai penyakit epilepsi (ayam).

Laporan: Aripin P Pusung, Tibra BI, Papua.
Editor & Pubikasi: Dp, Tibra BI Pusat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY