Akpol Angkatan ke-50, Kapolri Berikan Penghargaan dan Mendali Kepada Wisudawan Terbaik

Akpol Angkatan ke-50, Kapolri Berikan Penghargaan dan Mendali Kepada Wisudawan Terbaik

149
0
BERBAGI

Semarang – Kapolri Jenderal. Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D beserta Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Tri Tito Karnavian menghadiri Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian Tingkat IV Angkatan 50 Batalyon Wicaksana Adhimanggala. Bertempat di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Jum’at (04/07/2019) Pagi.

Kapolri beserta Ketum Bhayangkari disambut dengan tradisi penyambutan di Gerbang Tanggon Kosala oleh Gubernur Akpol dan para Taruna.

Kegiatan diawali dengan orasi Ilmiah oleh Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, M.S dengan tema melalui pendidikan vokasi, Akpol siap mewujudkan perwira polri yang promoter dan mampu menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta teknologi dalam era revolusi industri 4.0 menuju seciety 5.0 guna mengawal Cita – cita bangsa.

Pada kesempatan tersebut Kapolri Jenderal. Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D juga memberikan penghargaan dan medali kepada wisudawan yang terbaik antara lain :

1. Peraih Lulusan Adhi Makayasa Muhammad Idris.
2. Peraih Penghargaan Ati Tanggon Muhammad Idris.
3. Peraih Penghargaan Ati Tanggap Neo Aditya Kuntar.
4. Peraih penghargaan Ati Tangkas Harri Putra Makmur.
5. Peraih Penghargaan Ati Trengginas M.Ilham Haqqani.

Dalam amanatnya Kapolri Jenderal. Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menyampaikan, bahwa saat ini Polri telah melahirkan 306 Perwira yang memiliki intelektual dan sarjana terapan sebagai penerus Polri.

Indonesia merupakan negara yang besar dan kaya, perbedaan yang ada membuat rentan negara kita terjadi konflik, sehingga perlu manajemen konflik. Diharapkan dengan gelar sarjana terapan yang dimiliki tidak hanya melekat tetapi mampu diaplikasikan sebagai leader dan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan kamtibmas di maayarakat, tuturnya Kapolri.

Selain itu, dalam rangka membangun kapasitas, saya ingin Adik – adik ini belajar di luar negeri, Karena dengan belajar di luar negeri akan mendapatkan ilmu, kultur dan jaringan/kawan dengan pola berfikir sama, yang dimana nantinya akan membawa perubahan kultural bagi Polri dan menjadi agent of change.

Kapolri Jenderal. Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D juga berpesan kepada wisudawan agar tetap mengejar prestasi baik formal maupun Informal. Tetapi jangan mengejar gelarnya saja karena yang utama adalah menjadi anggota Polri yang berintelektual dan berpengetahuan tinggi, memiliki power, follower dan konsep.

Hal ini penting untuk diri sendiri, karena pada masa kedepan suasana kerja sangat kompetitif. Adik adik akan bersaing dengan teman seangkatannya sendiri dan senior. Polri saat ini menghadapi massa piramida dimana semakin keatas semakin mengkerucut, jumlah perbandingan yang ingin menjadi jenderal dengan yang pensiun sangat sedikit.

Sehingga jika menginginkan kemenangan maka harus mempunyai nilai plus atau kelebihan dan prestasi yang baik, tutu

Adapun jumlah Capaja Akademi Kepolisian yang melaksanakan wisuda sebanyak 306 orang yang terdiri dari 256 Taruna dan 50 Taruni.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengucapan janji sarja dan Kapolri meninggalkan tempat dengan prosesi.

Dalam kegiatan tersebut Kapolri didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, M.Si, Kalemdiklat Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto beserta Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Lemdiklat Polri dan Pejabat Utama Akpol, Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Drs. Muhammad Iqbal serta Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza, M.Si, beserta Pejabat utama Polda Jawa Tengah.

Selain itu turut hadir Danjen Akademi TNI, Laksamana Madya TNI. Aan Kurnia, S.Sos, Sestama Lemhanas RI Komjen Pol Drs. M. Iriawan, SH, M.M, dan para orang tua wisudawan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY