Polda Metro Jaya Kaji Permohonan Penangguhan Penahanan Habil Marati

Polda Metro Jaya Kaji Permohonan Penangguhan Penahanan Habil Marati

51
0
BERBAGI

Jakarta – Terkait permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tersangka dugaan perencanaan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional, Habil Marati, Polda Metro Jaya masih lakukan evaluasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Argo Yuwono menyatakan, pihak yang memiliki kewenangan mengabulkan penangguhan penahanan adalah penyidik. Saat ini tim penyidik masih meneliti beberapa penjamin Habil Marati.

Seperti diketahui, pengacara Habil Marati, Yusril Ihza Mahendra, mengaku telah mengajukan berkas penangguhan penahanan. Yusril mengungkapkan alasan penangguhan penahanan adalah kondisi kesehatan Habil.

Selama dalam tahanan, kondisi kesehatan kliennya memburuk. Keluarga Habil sendiri yang akan jadi penjaminnya.

Rabu lalu, Yusril Ihza Mahendra mengaku diminta oleh Habil Marati yang menjadi tersangka kasus dugaan rencana pembunuhan empat tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei.

“Iya dia (Habil Marati) minta saya jadi pengacaranya,” ujar Yusril saat dikonfirmasi awak media, Rabu (10/07/2019).

Yusril mengaku akan ke Polda Metro Jaya untuk mengurus kasus Hasil Marati. “Masalah Habil Marati,” ungkap Yusril.

Sebelumnya, Wadireskrimum Polda Metro Jaya Akbp. Ade Ari, mengungkapkan Habil Marati memberikan uang Rp.60.000.000,- (Enam puluh juta rupiah) kepada tersangka HK alias I untuk operasional dan kegiatan unjuk rasa. Dia kemudian kembali memberi bantuan dana operasional yang nilainya mencapai 15.000 Dollar Singapura.

“Dari fakta-fakta penyidikan berdasarkan keterangan saksi dan dikuatkan dengan petunjuk, penyesuaian antara saksi dan barang bukti, mereka ini bermufakat melakukan kejahatan pembunuhan berencana terhadap 4 tokoh nasional dan satu direktur Charta Politika, lembaga survei. Kemudian ditetapkan saudara KZ dan saudara HM sebagai tersangka,” pangkas Wadireskrimum Polda Metro Jaya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY