BERBAGI

Pekanbaru – Jajaran Polda Riau berhasil menangkap seorang warga berinisial MH karena diduga membakar lahan gambut ketika akan membuka kebun cabai di Desa Parit Baru, Kabupaten Kampar, Riau.

“Tersangka MH mengaku ingin membuat kebun cabai. Awalnya membakar tumpukan semak yang ditebas, lalu dibakar,” jelas Kepala Kepolisian Resor Kampar Akbp. Andri Ananta Yudhistira di Pekanbaru, Minggu (14/07/2019).

Kepala Kepolisian Resor Kampar Akbp. Andri Ananta Yudhistira juga menjelaskan tersangka MH (usia 22 tahun) membuka lahan untuk menanam cabai di lahan gambut di Desa Parit Baru Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Namun, pelaku melakukan pembukaan lahan dengan cara tebas dan bakar (slash and burn) sehingga menimbulkan kebakaran lahan gambut yang luas.

Pembakaran lahan yang dilakukan tersangka membuat api tidak bisa dikendalikan dan menyebar cepat di lahan gambut. Sekali lahan gambut kering terbakar, api mudah merambat di bawah permukaan dan menimbulkan asap pekat.

“Api sudah membesar yang mengeluarkan asap yang tebal, karena di situ tanah gambut. Jadi tersangka mencoba memadamkan api, tapi tidak bisa lagi,” tegas Kepala Kepolisian Resor Kampar.

Tersangka dijerat Pasal 108 UU 39 Tahun 2014 tentang Perlindungan Hutan juncto Pasal 187 KUHP tentang Larangan Membakar Hutan dan Lahan dengan ancamann hukuman 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp.1.000.000.000, – (Satu miliar rupiah).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY