Polisi Evakuasi Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Diamuk Massa

Polisi Evakuasi Pelaku Curanmor Nyaris Tewas Diamuk Massa

56
0
BERBAGI

Praya – Sepandai-pandai tumpai melompat pasti akan jatuh. Seperti ibarat itulah nasip yang dialami oleh seorang pelaku curanmor inisial SR (umur 32 tahun) warga Desa Beleka, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Dari hasil penangkapan pelaku nyaris tewas dipukul warga saat tertangkap basah mencuri motor di kampung sendiri di wilayah Desa Beleka, Jumat (09/08/2019) Sore.

Kini pelaku harus menahan sakit dibalik jeruji besi Polres Lombok Tengah untuk pertanggungjawabkan atas perbuatannya.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah Akp. Rafles P Girsang yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, ada pelaku curanmor yang dihakimi oleh warga, karena mencuri motor. Terduga pelaku sudah dievakuasi oleh anggota Polsek Praya Timur dan pelaku dibawa ke Puskesmas Ganti untuk diberikan perawatan medis,” ujar Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah.

Kejadian itu berawal saat pelaku mencuri sepedah motor korban Amaq Reki alias Kedap yang diparkir di pinggir jalan. Pada saat korban memetik tunas tembakau persawahan dengan jarak sekitar 50 meter dari tempat korban bekerja dan sekitar pukul 15.20 Wita. Korban sempat melihat sepeda miliknya masih terparkir dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

Sekitar 10 menit korban bekerja, korban sudah melihat pelaku membawa Sepeda motor miliknya ke arah utara dan korban sontak berteriak “Maling,” ujarnya Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah.

Selain itu, Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah mengatakan, warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) yang mendengar teriakan korban langsung melakukan penghadangan terhadap pelaku. Kemudian pelaku langsung melepas sepeda motor korban dan pelaku melarikan diri, namun dapat dikejar oleh masyarakat.

Sehingga pelaku dihakimi oleh massa yang geram terhadap perbuatan pelaku. Akibat kejadian itu pelaku mengalami luka robek di pelipis mata kiri, luka Robek di bagian kepala belakang dan patah tulang betis kaki kiri,” jelasnya Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah.

Anggota yang mendapatkan informasi terhadap adanya terduga pelaku yang dihakimi warga itu langsung gerak cepat dan melakukan evakuasi terhadap pelaku.

Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke Puskesmas ganti untuk diberikan perawatan medis. Pelaku rencananya dirujuk ke RSUD Praya, karena luka yang dialami cukup parah. Kasus ini masih kita kembangkan untuk menangkap pelaku lainnya,” pungkasnya Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY