Tuntaskan Kasus Mafia Tanah, Polda Metro Jaya Gandeng Kementerian ATR

Tuntaskan Kasus Mafia Tanah, Polda Metro Jaya Gandeng Kementerian ATR

78
0
BERBAGI

Jakarta – Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., mengatakan, dalam penyelidikan mafia tanah yang melakukan penipuan dengan modus jual-beli rumah mewah di Jakarta.

Polda Metro Jaya menggandeng Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional untuk memberantas mafia tanah tersebut.

“Kementerian ATR/BPN ini bekerja sama misalnya kalau kita menemukan surat tanah, surat tanah ini apakah betul-betul palsu atau ada oknum saja yang sengaja mengeluarkan,” jelas Kapolda Metro Jaya, Kamis (08/08/2019) Siang.

Kemudian umpamanya ini surat palsu tapi kok bisa balik nama, nah itu kita dibantu Bapak Menteri. Beliau sangat terbuka dan menyampaikan tadi kalau memang ada yang terlibat ya tindak saja oknum tersebut.

Sebelumnya diketahui, polisi menangkap sindikat penipu, yakni tersangka D, R, S, dan A karena melakukan penipuan dengan modus membeli rumah mewah. Polisi juga sudah menangkap 3 tersangka lainnya yang juga masih dalam sindikat ini, kata Kapolda Metro Jaya.

Selain itu, sindikat ini beraksi dengan cara berpura-pura membeli rumah, lalu menggadaikan surat rumah milik korbannya. Tersangka kemudian menduplikasi surat rumah tersebut dan memberikannya ke korban.

Rumah yang menjadi incaran kelompok ini termasuk rumah mewah seharga Rp.15.000.000.000,- (Lima belas miliar rupiah) lebih. Untuk memuluskan aksinya, komplotan ini menyewa rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Rumah itu dijadikan kantor notaris bodong.

Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil menyampaikan, mempersilakan pihak Kepolisian untuk menindak anggota kementerian yang ikut membantu sindikat tersebut. Menteri ATR/BPN berada di Polda Metro hari ini juga dalam rangka berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya terkait kasus-kasus mafia tanah yang sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya.

“Sekarang kita kerja sama dengan kepolisian, kalau ada mafia tanah yang memalsukan dokumen dan lain-lain kita laporkan ke pihak Kepolisan dan alhamdulillah ditindak tegas kepolisian,” pangkas Menteri ATR/BPN.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY