Polisi Bongkar Praktik Aborsi Klinik Aditama Dua

Polisi Bongkar Praktik Aborsi Klinik Aditama Dua

71
0
BERBAGI

Tambun – Praktik aborsi yang meresahkan warga Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil dibongkar oleh Polisi di Klinik Aditama Dua, Kampung Siluman, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Minggu (11/08/2019).

Kapolsek Tambun Kompol. Rahmat Sujatmiko mengatakan, penggerebekan itu berawal dari informasi yang diperoleh petugas dari masyarakat mengenai praktik aborsi di klinik tersebut. Petugas mengamankan empat orang, termasuk seorang perempuan berinisial HM yang baru saja melakukan aborsi.

Pelaku aborsi HM (umur 25 tahun) diketahui warga Kampung Baru, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Sementara tiga orang lainnya yakni HF merupakan pemilik Klinik Aditama Dua, bidan berinisial MPN dan teman dekat HM berinisial WS yang mengantarkannya ke klinik tersebut, ujarnya Kapolsek Tambun.

Kapolsek Tambun juga mengatakan,
selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita alat-alat yang digunakan dalam praktik di klinik tersebut sebagai barang bukti. Setelah melakukan pemeriksaan dan penyidikan, pemilik klinik dan petugas medis diketahui bukan orang yang berkompeten untuk melakukan tindakan aborsi tersebut.

Selain itu, untuk aborsi, pasien dikenakan biaya sebesar Rp. 5.500.000,- (Lima juta lima ratus ribu rupiah) Pemilik Klinik Aditama Dua, HF mengatakan, dia baru kali ini menangani tindakan aborsi dan sementara kliniknya sudah berdiri hampir tiga tahun.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku dikenakan Pasal 83 Juncto Pasal 64 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan atau Pasal 194 Juncto Pasal 75 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman lima tahun penjara. Sementara pelaku aborsi, HM, dikenakan Pasal 348 KUHP dan Pasal 346 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara, pangkas Kapolsek Tambun.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY